Arsip Blog

Rabu, 18 Agustus 2010

Tak pernah selesai..

Aku benar benar merasa bersalah hari ini. (jelas ini defisit..smangat..smangat..). Rapat program pada hari ini menjadi terhenti dalam ketidakpastian. Sekitar 1 jam kemudian, tanpa ditutup, akhirnya peserta satu persatu meninggalkan tempat. ( maafkan aku kawan2..)Ini diawali dari usulanku yang melihat agenda yang dibahas bukan jalan keluar dari permasalahan. Betapa tidak, dari dulu berkutat hal itu terus menerus, tanpa mencoba rencana awal dijalankan terlebih dahulu. huh...bolak balik..dari rapat ke rapat. Mungkin baiknya seperti ini, menghentikan rapat daripada menghabiskan waktu dengan hasil yang gak jelas.

Ini ditempatku berada. Nun jauh disana...pemerintah bernafas lega setelah membebaskan warganya, lebih tepatnya perangkatnya, dari tahanan bangsa lain setelah ditukar dengan 7 orang pencuri ikan. Berbagai tanggapanpun merebak, tak kurang anggota dewan terhormat, aktifis, masyarakat, dan..hehe..aku sendiri..

Sebelumnya,..nun disana juga..3 artis ibu kota disibukan dengan jadwal ketat (disertai tatapan nanar jutaan pasang mata)pemeriksaan dari aparat keamanan negeri ini...

Sebelumnya lagi, tau dong,..para pejabat pajak yang dikejar pak Polisi..

Besok, berita apa lagi ya...

Dulu, sih, yang lekat dalam ingatanku, Marsinah, Udin, Munir...ramai betul pemberitaannya...

Jujur saja, aku merasa takut dengan kesadaranku saat ini. smakin lama sulit untuk berkompromi dengan keadaan. Yang aku takutkan adalah, bisa bisa aku dianggap sakit. Atau aku sendiri yang menyebabkan sakit ya? kalau aku ngomong, bisa jadi, akan ada orang yang sakit hati. Kalau aku diam, aku sendiri yang memendam sakit.

Apa jadi manusia kamar-nya seno gumira ajidarma aja? ah,...nggak kalee...truss???
setidaknya aku jadi tau sekarang, mengapa ada manusia kamar.

Hari hari ini aku memang harus banyak bersabar. Banyak menarik nafas panjang. Tak selamanya aku benar,...hufffff,.....biarkan..biarkan...(pembiaran??)

Negeri yang tak pernah menyelesaikan masalahnya...apakah aku harus mengikutinya??..(tuh kan, pernyataan defisit lagi..)

Tidak ada komentar: