Arsip Blog

Jumat, 20 Agustus 2010

Cengkeraman itu..

Berawal dari pertemuan kami malam itu disebuah cafe di jalan Jenderal Soedirman, sungguh menjadi pelajaran berharga bagiku. Kami asik membicarakan mengenai pertanian organik. Aku, Mbak Endah, Pak Hidayat, Kukuh dan Tutu. Bagaimana keseimbangan alam harus dijaga, kerusakan yang cukup parah yang dialami tanah dan air dipedesaan, produk produk makanan yang tidak layak makan menjadi santapan sehari hari manusia...(Disebelah kanan kiriku, dimeja lain, beberapa orang ngobrol sambil menyantap makanan yang tersaji di meja)

Bersepakatlah kami..bahwa pertanian organik harus dikembangkan dan...global warming menjadi ancaman yang semakin nyata yang harus disikapi dengan penghematan energi...

Secara tak sengaja aku menatap dinding ruangan cafe yang pastinya diwarnai dengan cat kelas 1, lantai marmer, lampu redup yang hampir ada disetiap lekuk dinding yang banyak lekuk lekuknya, ornamen kayu yang jelas juga nomer 1, dan asap dingin yang keluar dari pendingin ruangan...musik mengalun pelan pelan dari..dimana ya, tak kulihat spikernya..hehe..

Global warming, benar menjadi sesuatu yang harus kita waspadai, karena daya dukung lingkungan semakin berkurang, tetapi, realitanya adalah 70 % pemakaian energi dunia ada dinegara maju..
Pertanian organik, benar, tetapi justru negara maju melakukan rekayasa genetika..
Fair Trade, aku sepakat, tetapi mengapa ketimpangan ini semakin jauh...perusahaan perusahaan besar semakin kuat menguasai pasar dunia...
Betapa hasil pertanian petani dinegara berkembang harus melewati proses yang panjang luar biasa untuk masuk ke negara maju..(harus disertifikasi, organik, ramah sosial dsb)
Produk negara maju bebas berkeliaran (didukung pasar bebas)masuk ke negara berkembang..

Tidak ada komentar: